Hasmawati
Perekat perata atau adjuvan merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk membantu meningkatkan efektivitas aplikasi pestisida pada tanaman agar larutan pestisida dapat menempel dan merata dengan lebih baik pada permukaan tanaman.
Adjuvant umumnya berbentuk cair dan digunakan dengan cara dicampurkan ke dalam larutan pestisida atau pupuk daun sebelum penyemprotan dilakukan. Bentuk cair memudahkan adjuvant bercampur dengan air sehingga larutan semprot dapat menyebar lebih merata pada tanaman.
Perekat perata atau adjuvan terdiri dari beberapa golongan berdasarkan fungsi penggunaannya dalam aplikasi pestisida. Beberapa golongan adjuvan antara lain perekat yang membantu larutan menempel pada daun, perata yang membantu penyebaran larutan agar lebih merata, pembasah yang membantu larutan lebih mudah membasahi permukaan tanaman, serta penembus yang membantu bahan aktif masuk ke jaringan tanaman secara lebih efektif.
Perekat perata atau adjuvan bermanfaat untuk membantu meningkatkan efektivitas aplikasi pestisida pada tanaman. Adjuvan membantu larutan pestisida menempel lebih baik, menyebar secara merata, serta tidak mudah terbuang dari permukaan daun tanaman. Selain itu, penggunaan adjuvan juga membantu meningkatkan penyerapan bahan aktif sehingga pengendalian hama dan penyakit tanaman dapat bekerja lebih optimal.
Perekat perata atau adjuvan bekerja dengan menurunkan tegangan permukaan air sehingga larutan pestisida dapat menyebar dan menempel lebih merata pada permukaan daun tanaman. Dengan adanya adjuvan, bahan aktif pestisida menjadi lebih mudah melekat dan terserap oleh tanaman sehingga efektivitas pengendalian hama dan penyakit dapat meningkat.
Perekat perata atau adjuvan diaplikasikan dengan cara dicampurkan ke dalam larutan pestisida sebelum proses penyemprotan dilakukan. Penggunaan adjuvan dilakukan sesuai dosis yang dianjurkan agar larutan pestisida dapat menempel, menyebar, dan merata lebih baik pada permukaan tanaman sehingga efektivitas pengendalian hama dan penyakit menjadi lebih optimal.
Penggunaan perekat perata atau adjuvan dapat membantu meningkatkan efektivitas pestisida sehingga aplikasi pestisida menjadi lebih optimal dan tidak mudah terbuang. Namun, penggunaan adjuvan yang tidak sesuai dosis dapat menyebabkan penumpukan bahan kimia pada tanaman dan lingkungan. Oleh karena itu, penggunaan adjuvan perlu dilakukan sesuai petunjuk penggunaan agar tetap aman bagi tanaman dan lingkungan pertanian.
Gambar: Penyemprotan pestisida pada tanaman sayuran menggunakan adjuvant
Sumber:
Unsplash.com
Beberapa tanaman seperti bawang merah dan kubis memiliki permukaan daun yang berlilin sehingga larutan pestisida sulit menempel pada daun. Akibatnya, pestisida mudah jatuh atau terbawa air hujan sehingga pengendalian hama dan penyakit menjadi kurang efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan adjuvant atau perekat perata yang dicampurkan ke dalam larutan pestisida sebelum penyemprotan dilakukan. Adjuvant membantu mengurangi tegangan permukaan air sehingga cairan semprot dapat menyebar lebih merata dan menempel lebih baik pada permukaan daun tanaman. Penggunaan adjuvant membantu bahan aktif pestisida lebih mudah diserap oleh tanaman dan tidak mudah hilang akibat hujan atau penguapan. Dengan demikian, proses penyemprotan menjadi lebih efektif dan penggunaan pestisida menjadi lebih efisien.